Minggu, 06 Maret 2016

Diskusi Aktual Forum "TANTANGAN BUDAYA BETAWI DALAM ARUS LIBERALISASI GLOBAL"

Diskusi 
Aktual Forum
"TANTANGAN BUDAYA BETAWI
DALAM ARUS LIBERALISASI GLOBAL"



Waktu :
Minggu, 6 Maret 2016

Tempat :
Warung Komando. Jl. Dr. Saharjo No. 1. Tebet. Jakarta Selatan

Menghadirkan :
  • H. Mandra Naih (Seniman Betawi)  
  • JJ Rizal (Sejarawan Betawi) 
  • Hj. Hasnaini (Pengusaha)

Live Performance :
Ondel Ondel

Budaya adat betawi tengah menghadapi proses globalisasi. Ada dilema yang dihadapi oleh budaya adat Betawi dalam situasi seperti itu. Jika budaya adat betawi mampu merespon dengan positif arus budaya global maka hal itu akan menguntungkan. Jika merespon dengan cara negatif maka sangat mungkin akan kehilangan jati dirinya. Ciri budaya adat tidak lagi melekat pada dirinya. Lalu apa yang mungkin bisa dilakukan? Bagaimana hal hal positif dalam budaya Betawi mampu menjadi kekuatan besar untuk menghadapi tantangan liberalisasi global saat ini?


Ulasan redaksi :

H. Mandra Naih 
Sejak 1990an sudah terasa seniman Betawi jadi tamu di kampungnya sendiri. Seni dan budaya tinggal kenangan. Cuma ondel-ondel yang ada di depan. Dulu ada lenong, tanjidor, tari topeng. Tanpa peran serta pemerintah yang mendukung seni dan budaya Betawi akan menghilang. Kepedulian pemerintah makin menipis. 1980 ada misi muhibah sebagai pertukaran budaya. Cuma logo dan ondel-ondel. Makanan Betawi tidak kalah enaknya dengan makanan suku lain. Yang menjabarkan budaya Betawi sering bukan orang yang ahli.

JJ Rizal
Pada 1974 jaman gubernur Ali Sadikin. Sukses bangun Jakarta. Kota bukan saja fisik. Pencarian identitas budaya Jakarta. Jakarta adalah Jawa, Sunda, Melayu, Arab, Tionghoa? Ali Sadikin ke Universitas Indonesia bertanya identitas budaya Jakarta. Dijawab Betawi. Betawi itu apa? Kajian politik Lancaster. Yang jadi identitas kultural Jakarta adalah Betawi. Sarasehan budaya Betawi. Sejarah dan apa budaya Betawi. Riset sejarah, budaya, ekonomi Betawi. Betawi campuran pelbagai etnik pada masa awal kolonial VOC. Kampung-kampung Melayu, Bali, Makasar, Bandan, Jawa,. Terjadi perkawinan campur antar suku.
Di 1930 ada 80.000 orang yang termasuk buah percampuran yang melahirkan budaya indie yang kemudian disebut Betawi. Kompleksitas budaya Betawi. Tanji/tanjidor lahir di Citeureup pinggiran Jakarta. Pengantin laki Betawi pakai baju unik begitu juga pengantin wanitanya mengenakan pelbagai campuran budaya. Roti buaya gabungan budaya sungai. Buaya hewan sakral Betawi. Mencerminkan pluralisme. Ondel-ondel terpengaruh budaya Tionghoa( Keilosin). Cermin budaya agraris. Penghormatan dewi Sri. Betawi jadi naik daun dan mengglobal sebagai budaya kosmopolitan. Tiap minggu atau tiap bulan ada pertunjukkan budaya Betawi di TIM pada masa gubernur Ali Sadikin.


Tahun 1940 terakhir adanya perkumpulan Betawi. Karena Ali Sadikin kata Betawi muncul lagi. Firman muntako, Benyamin S menyampaikan budaya Betawi. Peran Betawi kecil sekali di DKI Jakarta. Tidak ada Gubernur orang Betawi asli, karena jaman Orba Gubernur ditunjuk. Paling banter jadi wakil gubernur. Pertunjukan di TV gaya bicaranya gaya Betawi. Lenong Rumpi bentuk mutasi budaya Betawi untuk bertahan. Begitu demokratis, pluralisme dan terbuka. Bukan hanya cara bicaranya tapi juga ekspresi budaya. Budaya Betawi semakin mengglobal menjadi gaya bicara. Yang mempengaruhi dan mengancam bahasa Indonesia. Kini tidak ada lagi gubernur Jakarta yang serius mengurus budaya Betawi. Disorientasi menyebabkan orang Betawi kehilangan pegangan dan tersingkir. Harus ada keberpihakan.

Hj Hasnaini
Meski bukan orang Betawi asli tapi sudah lama tinggal di Jakarta. Orang Betawi selalu jadi korban penggusuran. Pindah ke luar Jakarta. Ondel-ondel dipakai untuk mengemis. Akan membuat kebijakan untuk melindungi orang dan budaya Betawi jika terpilih jadi gubernur DKI. Sebagian besar masyarakat Betawi rentan secara ekonomi; akan ada perlindungan ekonomi tarhadap orang Betawi.

Slide foto-foto selama acara

 
NOMagz.com

Tidak ada komentar: