Kamis, 03 Desember 2015

Seminar "Peran Pemimpin Agama Dalam Merawat Perdamaian Sebuah Pembelajaran dari Ambon Maluku"

Seminar
"Peran Pemimpin Agama
Dalam Merawat Perdamaian
Sebuah Pembelajaran
dari Ambon, Maluku


Waktu :
Kamis, 3 Desember 2015

Tempat :
Intercontinental Hotel Jakarta

PANEL I 
Menjaga Kerukunan Beragama
dan Upaya dalam Menjawab Tantangan 


Moderator :
Mutiara Pasaribu 

Narasumber :
  1. Perwakilan Pusat Pelatihan dan Pengembangan Kehidupan Beragama, Kementerian Agama RI 
  2. Franz Magniz Suseno (Tokoh Agama)
  3. Imron Rasyid (The Habibie Center)
  4. Justus Pattipawae (Institut Tifa Damai Maluku)

Menjaga dan memelihara kerukunan beragama diatas keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan tugas penting Negara. Pemerintah sendiri telah menyediakan berbagai bentuk dukungan dalam pemeliharaan kerukunan beragama termasuk melaksanakan langkah konkret dalam melindungi kaum minoritas serta mengakomodir kebebasan beribadah bagi penganut aliran kepercayaan lain. Disisi lain, masyarakat Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan dalam hubungan lintas agama, oleh sebab itu peran serta masyarakat secara umum dan pemimpin umat menjadi sangat penting dalam mendukung usaha pemerintah dalam menjaga kerukunan umat beragama. Panel ini akan membahas bentuk dan dukungan pemerintah bagi kerukunan umat beragama, pelibatan pemimpin umat dan masyarakat dalam memperkuat kerukunan masyarakat khususnya di Ambon dan pentingnya mengintegrasikan agenda rekonsiliasi pada tingkat pemimpin masyarakat dan pemerintah. 

PANEL II 
Peran Pemimpin Agama, khususnya FKUB
dalam memfasilitasi Dialog
pada masa Konflik dan Paska-Konflik


Moderator :
Mohammad Hassa Ansori 

Narasumber :
  1. Benny Susetyo (Setara lnsitute)
  2. A Werinussa (FKUB Provinsi Maluku)
  3. Dr M.M Hendrika-Ririmasse, M. Th

Beberapa lokasi di Indonesia tergolong rawan konflk agama. Beberapa konflik agama yang terjadi tahun ini, antara lain di Tolikara Papua dan Singkil (Aceh) tidak hanya menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat setempat, namun menarik perhatian masyarakat Indonesia secara luas. Pemimpin agama memiliki peran yang sangat penting dan dalam menjaga kerukunan beragama. Selain memiliki akses untuk melakukan mediasi kepada masyarakat dan umat, pemimpin agama juga memiliki kesempatan untuk membangun kolaborasi dengan organisasi lintas agama serta bekerjasama dengan pemerintah dalam membangun perdamaian.
Panel ini membahas peran pemimpin agama dalam masa konflik dan paskakonflik. Pemimpin umat serta Forum Kerukunan umat Beragama (FKUB) Ambon akan membagikan pengalaman dalam melaksanakan perannya di tengah-tengah umat beragama termasuk tantangan yang dihadapi.

PANEL III 
Partisipasi Masyarakat dalam
Dialog dan Menjaga Keberlanjutan 


Moderator :
Johari Efeedi 

Narasumber 
  1. Soleman Angkotasan (FKUB Ambon)
  2. Hilda Rolobessy, ITDM 
  3. Zet A. Sandia (Fasilitator Lokal kelompok Pemuda Jaringan Perdamaian di Ambon)

Masyarakat merupakan elemen penting dalam menjaga keberlanjutan kerukunan umat beragama karenamperananya dalam menjembatani komunikasi antar umat beragama dan keterlibatannya dalam melakukan mediasi, dialog lintas agama advokasi dan lainnya Masyarakat khususnya kaum muda merupakan ujung tombak yang dapat membawa semangat pembaharuan dalam menjaga dan memelihara keberlanjutan kerukunan umat beragama di Indonesia.
Panel ini akan membahas beragam pengalaman dalam membangun dan menjaga keberlanjutan kerukunan umat beragama di Ambon akan membahas kolaborasi dengan pemerintah, LSM, lembaga agama serta kelompok pemuda serta tantangan dan kesempatan yang dihadapi. 



Slide foto-foto selama acara - 1


Slide foto-foto selama acara - 2

...

Tidak ada komentar: