Minggu, 10 Mei 2015

POLEMIK "MENANTI SABDA RESHUFFLE"

POLEMIK
  Talkshow Akhir Pekan Terhangat 
 "MENANTI SABDA RESHUFFLE"


Waktu :
Sabtu, 9 Mei 2015

Tempat : 

WARUNG DAUN.
Jalan Cikini Raya, nomor 26
Jakarta Pusat

Pembicara :

  • ROKHMIN DAHURI (Ketua DPP PDI Perjuangan)
  • HARYADI SUKAMDANI (Ketua Umum APINDO)
  • MUKHAMAD MISBAKHUN (Anggota Komisi XI DPR RI FPG)
  • ENNY SRI HARTATI (Direktur INDEF)
  • HANTA YUDA (Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia)
Moderator : 
Pangeran Ahmad Nurdin (Koran Sindo)

Produser : 

Andi Akbar




ULASAN / Point-point pendapat para narasumber :

Mukhamad Misbakun (Anggota Komisi XI DPR RI FPG) optimis pertumbuhan ekonomi di kwartal kedua akan membaik karena adanya ruang fiskal yang lebar/luas;
  • Masalah ekonomi terpengaruh oleh faktor internal dan eksternal
  • Reshuffle kabinet adalah hak prerogatif Presiden
  • Evaluasi terhadap kinerja para menteri tetap penting
  • Hiruk pikuk politik perlu diakhiri

Hanta Yudha (Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia) mengatakan bahwa Reshuffle Kabinet jangan semata-mata pertimbangan politik, tetapi :
  • Evaluasi Kinerja mencakup kompetensi dan kapasitas serta leadership skill para menteri
  • Komunikasi dan koordinasi para menteri terjalin dengan baik
  • Kecocokan menteri dengan presiden maksudnya menteri yang loyal terhadap presiden
  • Dukungan publik




Enny Sri Hartati (Direktur INDEF)
  • Reshuffle kabinet ditangan presiden, tapi tetap perlu adanya evaluasi kinerja para menteri
  • Pemerintah perlu meningkatkan produktivitas dan daya saing bangsa
  • Menciptakan iklim usaha yang sehat
  • Kabinet kedepan mampu mewujudkan peningkatan kesejahteraan rakyat

Rokhmin Dahuri (Ketua DPP PDI Perjuangan) berpendapat bahwa pemerintah dengan dukungan PDIP sebagai partai pengusung harus:

  • Meningkatkan pertumbuhan ekonomi
  • Pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan
  • Mencapai kedaulatan dan ketahanan pangan dan enerji
  • Meningkatkan daya saing bangsa

Haryadi Sukamdani (Ketua Umum APINDO) :

  • Tugas pemerintah masih banyak, para pengusaha akan mendukung
  • Waktu 6 bulan memadai bagi Presiden mengevaluasi kinerja para menteri kabinet
  • Meningkatkan daya saing untuk menjaring investasi dari luar negeri
  • Pemerintah jangan membuang-buang waktu lagi

Slide foto-foto selama acara


www.NOMagz.com

Tidak ada komentar: